Sunday, June 30, 2013

Kemarahan..

Orang yang memelihara kemarahan
sesungguhnya sedang membiarkan
hatinya dibocori oleh duri-duri kemarahan
yang menjadikannya
tidak peka terhadap kebaikan,
menelantarkan kasih sayang keluarga,
dan merusak silaturahmi yang membaikkan;

tapi
ia menjadi sangat peka terhadap hasutan
untuk semakin membenci.

Maka,

Maafkanlah. Tapi, janganlah teruskan
mempercayai orang yang palsu.

Thursday, June 27, 2013

Masa Depan?

Kadang kita yang sering memikirkan masa depan. Kita khawatir masa depan kita tidak seperti yang kita bayangkan. Memikirkan masa depan boleh-boleh saja tetapi tidak harus untuk berlebihan memikirkannya apalagi merasa cemas atau takut. Ingatlah bahwa masa depan adalah rentetan hasil yang kita lakukan pada masa sekarang. Jadi nikmatilah hidup dan lakukanlah yang terbaik untuk masa sekarang. Jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan yang kita miliki sekarang ini. Lakukanlah yang terbaik hari ini karena hanya dengan begitulah kita membangun masa depan yang lebih baik. Lupakan kenangan kelam masa lalu dan singkirkan kecemasan-kecemasan anda. Lakukan yang terbaik hari ini, demi menyambut masa depan yang kita impikan.

Wednesday, June 19, 2013

Sedang Sendiri

Engkau yang sedang sendiri di malam yang dirayakan oleh orang lain dalam kebersamaan yang penuh cinta, dengarlah ini …

Bisa jadi, alasan terbesar dari kesalahan dalam memilih pasangan hidup adalah rasa takut terhadap kesendirian.

Orang yang membenci kesendiriannya akan memaksa dirinya untuk mencintai siapa pun, asal dia tidak sendiri.

Padahal,

Cinta tidak bisa dipaksakan.

Cinta secara alamiah datang kepadamu karena kepantasanmu untuk mencintai dan dicintai.

Maka berhati-hatilah dengan kegalauanmu mengenai kesendirianmu.

Janganlah kau jadikan kegalauanmu sebagai ijin untuk membuat kesalahan, seperti orang yang berlari mundur sambil menutup mata.

Maka janganlah menujukan semua perhatianmu untuk menolak kesendirian,
tapi bangunlah keindahan hati dan dirimu,
sehingga jiwa yang terbaik bagimu itu tertarik untuk mengisi kesendirianmu yang indah.

Semoga Tuhan mendamaikan hatimu dalam penantian yang tidak mudah ini, sampai saat Dia menyandingkanmu dengan belahan jiwamu, dalam keluarga yang penuh cinta dan pengabdian kepada satu sama lain.

Aamiin

Sunday, May 5, 2013

Sudah.. Lupakan Segala Cerita..

”Sudah… Lupakan segala cerita, maafkanlah ku hanya tak ingin, ku terluka karena cinta..” Sepotong lagu tersebut mungkin memang syair yang tepat bagiku. Aku yang memilih untuk menghindari segalanya namun tetap menjalin komunikasi tanpa harus bertemu. Saat ini mungkin bisa dibilang sebagai sebuah saat yang berada dalam keadaan kurang baik. Saat segala perasaan bercampur aduk menjadi satu layaknya gado-gado. Perasaan ingin lari dari segalanya untuk sementara, menenangkan pikiran dan hati. Perasaan ingin melepas apa yang ada saat ini yang tadinya diinginkan kini terasa hambar. Memikirkan seseorang sampai menguras segala perasaan di hati. Memikirkan seseorang yang mungkin tidak pernah memikirkan diriku. Bukan bermaksud pesimis, namun tiap harapan-harapan yang sudah dikasih, tiba-tiba menghilang lenyap saat diriku mulai mempercayainya. Seakan diriku diterbangkan ke langit ke tujuh menggunakan sepotong awan manis yang tiba-tiba ditinggalkan sendiri tanpa tahu cara kembali sehingga diriku terjatuh dari atas begitu sakitnya. Masih begitu sulit untuk dilupakan, masih begitu sukar untuk di ungkapkan, Begitu hambar untuk di umbarkan. Segalanya berakhir sangat teramat hambar. Segalanya begitu hambar. Hati ini pun mulai hambar. Sudah tidak bisa lagi membedakan rasa romantis, manis ataupun egois. Serta rasa bahagia, tersakiti bahkan terlupakan. Sekarang, (lagi-lagi) aku memutuskan untuk melupakan segalanya. Dan (lagi-lagi) aku berharap apa yang aku putuskan sekarang ini, dapat ku lakukan baik hati maupun ucapan. Aku lelah berharap. Aku lelah mengharap. Aku lelah menunggu. Aku lelah menanti. Semua ada batasnya. ”Kelak bila kita berjodoh, kita akan kembali bertemu dan akan kembali saling jatuh cinta lagi dengan cara dan waktu yang lebih indah daripada sekarang.”

Saturday, April 20, 2013

Hari yang tadinya aku pikir menakutkan telah datang, tak bisa ditolak lagi.
Aku sudah berusia 16th sekarang ini. Masa-masa belasan tahun habis sudah. Dan aku pikir aku tak perlu mencari-cari lagi, kedewasaan perlahan pasti akan menghampiriku, diikuti serentetan aspek-aspeknya. Kemandirian, kontrol emosi, management waktu, juga management keuangan.
Kesemua aspek itu bisa dibilang sudah hampir aku kuasai dengan baik saat ini, tai aku tau masih banyak kekurangan pada diriku. Seorang kolerik yang tak punya hati, hahhaaaa. Di usia yang makin menua ini, aku yakin semuanya akan makin seimbang. Hidupku, emosiku, pola pikirku, dan semuanya.
Terimakasih untuk God yang masih dengan sabarnya menungguiku dengan segala tinggah polahku. Aku berharap aku semikn bisa membuatku bangga dan tidak menyesal telah memilihku, I love You God.

Friday, April 19, 2013

Happy Birth Day

Selamat Ulang Tahun, Happy Birthday … Smoga Lebih baik dari sebelumnya..
Ratusan ucapan seperti itulah yg saya diterima hari ini melalui SMS, Facebook,
Twitter dan ucapan secara langsung baik melalui telepon atau saat bertemu.

Tanggal 19 April 2012 saya berulang tahun untuk kesekian kalinya dalam hidup.
Salah jika dikatakan bertambah umur, karena pada hakekatnya ulang tahun hanyalah mengurangi jatah hidup saya didunia. Ibarat sebuah mainan di mall, hidup sayaa ditentukan oleh dimasukan atau tidaknya koin perpanjangan umur oleh Sang Pencipta.

Ketika koin dimasukkan, maka kehidupan kembali diperpanjang. Dalam setiap tahun yang telah dilewati, sudah 31.536.000 koin yang saya terima dari-Nya agar bisa merasakan nikmatnya hidup ini. Sayang saya tidak pernah tahu, berapa banyak koin yang masih tersisa untuk kehidupan ini.

Yang saya tunggu pada setiap hari ulang tahun bukan kado, bukan pula acara berkumpul dengan handai tolan dan hingar bingar perayaan. Yang saya tunggu hanya DOA, doa tulus dari siapa pun yang memberikan selamat ulang tahun kepada saya. Karena doa tulus dari mereka inilah yang akan turut mengisi kehidupan saya guna memanfaatkan koin-koin yang selalu ditambahkanNya setiap detik.

Terimakasih kepada Orang tua, Kakak dan Adik, Saudara-saudara, Teman-teman dan semua yang telah memberikan ucapan dan doa tulus dihari Ulang Tahun saya. Semoga apa yang didoakan dikabulkan oleh Allah yang Maha Pemurah dan Mengetahui.

Saya Akan berterima kasih kepada semua orang terutama yang udah mau ngucapin tengah malam, mkasih juga buat yang udah mau ngucapin, makasih juga buat yang udah ngerayain ulang tahun dirumah,makasih juga buat papa,mama,adik dan kakak yang selalu ngerayai ulang tahun saya....

sekali lagi terima kasih...

Makasih juga buat udah yang ngasih kado.......saya suka semua kadonya..
Smoga kedepannya saya akan menjadi orang yang lebih baik dan berguna bagi ke2 orang tua dan semua orang...

Amin..

Thursday, April 18, 2013

H-1 Ohh..

Dan waw besok aku ulang tahuuun!! Yang ke-15..
Ga berasa ya.. ternyata aku udah hidup di dunia selama itu.. dan huwaaahh udah menimbun dosa teramat banyak..
Hhh.. sebenarnya dari lubuk hati terdalam, aku ga pgn menjadi orang dewasa, aku pingin terus jadi anak kecil, selalu dinaungi oleh kedua orangtuaku.. aku ga sanggup ngebayangin gimana rasanya kalau harus pisah sama mereka. Aku pingin terus bermanja-manja, pingin selalu disayang mereka, pokoknya aku pingin terus menjadi anak kecilnya mereka.

Aku sayang keluargaku banget. Prinsip aku sekarang selama aku masih bisa sama keluarga aku, aku akan maksimalin waktu-waktu itu. Setiap momen sama mereka ga akan pernah terulang lagi. Karena kebersamaan ini berpacu dengan waktu. Aku ga pingin cepet-cepet menjadi dewasa.

Tapi selama ini aku udah ngapain buat keluargaku, terutama kedua orang tuaku. Selama 15 tahun aku memasuki dunia ini dan bahkan sebelum itu kasih mereka tidak pernah berhenti untukku. Sesulit apapun keadaan mereka, mereka selalu berusaha keras memenuhi segala kebutuhanku, selalu berusaha keras untuk membuatku senang, selama ini ulang tahunku ngga pernah mereka lewatkan, selalu ada hadiah-hadiah,kejutan-kejutan dari mereka untuk aku.

Ya Allah bagaimana caranya aku membalas semua itu?
Ya Allah, aku mohon agar aku diberi kesempatan untuk membahagiakan mereka, diberi kesempatan untuk membalas semua kebaikan mereka..diberi kesempatan untuk memperlihatkan hasil dari apa-apa yang telah mereka perjuangkan, dari apa yang telah mereka usahakan, dari apa yang udah mereka tanam, dari apa yang telah mereka korbankan. Juga bantuulah aku Ya Allah...

Ya Allah, sayangilah kedua orangtuaku, sungguh mereka sangatlah baik dan telah mendidikku dengan baik juga, ampunilah segala dosa-dosanya ya Allah, sungguh aku sangat menyayangi mereka tiada tara.

Amiin...